Menu

Arab Saudi Wajibkan Vaksin Meningitis untuk Seluruh Pekerja Haji 2026, Tak Hanya Jemaah

Pemerintah Arab Saudi resmi memperluas aturan wajib vaksin meningitis untuk musim Haji 2026. Jika sebelumnya kewajiban ini lebih difokuskan kepada jemaah, kini seluruh pekerja yang terlibat dalam operasional haji juga diwajibkan menerima vaksin meningitis sebelum mulai bertugas.

Kebijakan tersebut diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Saudi sebagai langkah preventif untuk memperkuat perlindungan kesehatan di tengah tingginya mobilitas dan kepadatan jutaan orang selama pelaksanaan ibadah haji.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Saudi, Abdulaziz Abdulbaqi, mengatakan vaksin meningitis meningokokus menjadi syarat utama bagi para pekerja agar dapat memperoleh izin kerja selama musim haji berlangsung.

Menurutnya, vaksin tersebut berperan penting dalam mencegah penyebaran infeksi serius yang rentan terjadi di lingkungan dengan kepadatan tinggi seperti area ibadah haji.

“Vaksin ini melindungi dari infeksi serius yang dapat menyebar di lingkungan padat serta membantu menjaga keselamatan pekerja dan jemaah,” ujar Abdulbaqi.

Vaksin Berlaku Hingga 5 Tahun

Pemerintah Saudi menjelaskan bahwa vaksin meningitis yang telah disetujui otoritas kesehatan memiliki masa berlaku hingga lima tahun. Artinya, pekerja yang sebelumnya sudah menerima vaksin dalam periode tersebut tidak diwajibkan melakukan vaksinasi ulang.

Meski demikian, bukti vaksinasi tetap menjadi syarat wajib untuk mendapatkan izin kerja selama musim haji. Pemerintah juga meminta seluruh pekerja menerima vaksin minimal 10 hari sebelum mulai bertugas agar perlindungan tubuh dapat terbentuk secara optimal.

Pekerja Haji Juga Dianjurkan Vaksin Influenza dan COVID-19

Selain vaksin meningitis, otoritas kesehatan Saudi turut menganjurkan pekerja melengkapi vaksin influenza musiman dan vaksin COVID-19 terbaru yang telah diperbarui untuk menghadapi varian baru virus corona.

Abdulbaqi juga mengimbau pekerja yang belum menerima booster COVID-19 versi terbaru — yang mulai tersedia sejak 2025 — agar segera melakukan vaksinasi demi meningkatkan daya tahan tubuh selama musim haji.

Saudi Permudah Akses Vaksinasi untuk Petugas Haji

Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Kesehatan Saudi bekerja sama dengan berbagai institusi kesehatan di sektor keamanan, militer, hingga universitas guna menyediakan layanan vaksinasi langsung di lokasi kerja para personel.

Pemerintah Saudi juga mempermudah akses vaksinasi melalui aplikasi Sehhaty serta pusat layanan kesehatan primer yang tersebar di berbagai wilayah.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi komprehensif Arab Saudi dalam menjaga kesehatan jutaan jemaah dan pekerja selama musim haji, sekaligus memastikan penyelenggaraan ibadah berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *