Menu

Riyadh Air Resmi Terbang Perdana Rute Riyadh–Jeddah, Perkuat Akses Jemaah Haji dan Umrah ke Makkah

Maskapai nasional baru Arab Saudi, Riyadh Air, resmi mengoperasikan penerbangan domestik perdananya pada Minggu (15/6/2026) melalui rute Riyadh–Jeddah. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam transformasi industri penerbangan Arab Saudi sekaligus memperkuat konektivitas menuju Kota Suci Makkah bagi jutaan jemaah haji dan umrah.

Riyadh Air Mulai Layani Rute Strategis Riyadh–Jeddah

Penerbangan perdana Riyadh Air lepas landas dari King Khalid International Airport di Riyadh pada pukul 09.00 waktu setempat dan tiba di King Abdulaziz International Airport di Jeddah pukul 10.50.

Rute Riyadh–Jeddah merupakan salah satu jalur penerbangan paling penting di Arab Saudi karena menghubungkan pusat pemerintahan dan bisnis nasional di Riyadh dengan Jeddah yang menjadi pintu gerbang utama menuju Makkah dan Madinah.

Kehadiran Riyadh Air di rute ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi penumpang, termasuk wisatawan, pelaku bisnis, serta jemaah haji dan umrah yang setiap tahun terus meningkat.

Dihadiri Pejabat Tinggi Arab Saudi

Peresmian penerbangan perdana ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfig Al-Rabiah, Presiden Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi Abdulaziz Al-Duailej, serta jajaran pimpinan industri penerbangan Kerajaan.

Setibanya di Jeddah, rombongan disambut oleh Ketua Dewan Direksi Jeddah Airports Company Raed Al-Mudaiheem, CEO JEDCO Mazen Johar, dan berbagai perwakilan instansi pemerintah yang beroperasi di bandara.

Salah Satu Rute Domestik Tersibuk di Dunia

Tingginya potensi rute Riyadh–Jeddah tercermin dari data perusahaan analitik penerbangan OAG yang mencatat jalur ini sebagai rute penerbangan domestik tersibuk kelima di dunia sepanjang 2025.

Dengan kapasitas sekitar 9,8 juta kursi per tahun, rute ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Arab Saudi, wisatawan internasional, hingga jemaah haji dan umrah yang menuju Tanah Suci.

Fakta tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan transportasi udara antara dua kota terbesar dan paling strategis di Arab Saudi tersebut.

Frekuensi Penerbangan Akan Terus Ditambah

Pada tahap awal, Riyadh Air mengoperasikan dua penerbangan setiap hari untuk rute Riyadh–Jeddah.

Seiring tingginya permintaan pasar, frekuensi penerbangan akan ditingkatkan menjadi:

  • 3 penerbangan per hari mulai 18 Juni 2026
  • 4 penerbangan per hari mulai 2 Juli 2026

Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi Riyadh Air dalam membangun jaringan penerbangan domestik dan internasional yang lebih luas.

Dukung Saudi Vision 2030 dan Sektor Pariwisata

CEO Riyadh Air, Tony Douglas, menegaskan bahwa pembukaan rute Jeddah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan visi maskapai untuk menghubungkan Arab Saudi dengan berbagai destinasi dunia.

Menurutnya, Jeddah memiliki peran penting sebagai pusat perjalanan bisnis, wisata, dan keagamaan sehingga menjadi salah satu pasar paling potensial bagi pertumbuhan maskapai.

“Peluncuran penerbangan ke Jeddah merupakan langkah penting dalam perjalanan Riyadh Air untuk membangun jaringan yang luas dan menghubungkan Arab Saudi dengan dunia,” ujar Tony Douglas.

Pengembangan jaringan Riyadh Air juga sejalan dengan program Saudi Vision 2030, yang menargetkan peningkatan sektor transportasi, pariwisata, dan konektivitas nasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi nonmigas.

Bandara Jeddah Layani 14,8 Juta Penumpang pada Awal 2026

Sementara itu, CEO Jeddah Airports Company, Mazen Johar, menyebut kehadiran Riyadh Air sebagai bukti semakin kuatnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam industri penerbangan Arab Saudi.

Ia mengungkapkan bahwa sepanjang kuartal pertama 2026, Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah telah melayani lebih dari 14,8 juta penumpang melalui hampir 84 ribu penerbangan.

Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Jeddah sebagai salah satu pusat transportasi udara terbesar di kawasan Timur Tengah sekaligus gerbang utama bagi jutaan jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia.

Riyadh Air Buka Babak Baru Penerbangan Arab Saudi

Peluncuran rute perdana Riyadh–Jeddah menandai dimulainya era baru bagi Riyadh Air dalam mendukung mobilitas domestik dan internasional Arab Saudi. Dengan meningkatnya frekuensi penerbangan dan pengembangan jaringan yang agresif, maskapai ini diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting dalam mewujudkan target besar Saudi Vision 2030.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *