Menu

Kemenkes Wanti-wanti: Stop Walimatus Safar H-7, Jangan Sampai Kelelahan Berujung Fata

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan peringatan keras bagi calon jemaah haji menjelang keberangkatan. Tradisi walimatus safar atau syukuran haji yang digelar berlebihan kini menjadi sorotan karena dinilai sebagai pemicu utama kelelahan ekstrem yang bisa berakibat fatal.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, menegaskan bahwa segala bentuk acara syukuran harus disudahi maksimal satu minggu sebelum keberangkatan.

“Kami minta tolong, walimatus safar itu maksimal satu minggu sebelum berangkat. Jangan lebih dari itu,” tegas Liliek di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa (13/1).

Tragedi Akibat Kelelahan Peringatan ini bukan tanpa alasan. Liliek mengungkap fakta memilukan tentang jemaah yang meninggal dunia saat proses keberangkatan. Diduga, penyebab utamanya adalah kelelahan hebat akibat melayani tamu syukuran berhari-hari tanpa jeda istirahat.

“Sampai di pesawat dia kelelahan, mau ke toilet saja tidak sempat menunggu, akhirnya bisa jadi tidak tertolong,” ungkapnya.

Fokus Pemulihan dan Diet Kemenkes mengingatkan bahwa walimatus safar bukanlah ibadah wajib maupun sunah yang harus dipaksakan hingga mengorbankan fisik. Waktu jeda satu minggu sangat krusial untuk pemulihan (recovery) dan persiapan fisik.

Selain membatasi tamu, jemaah juga diimbau untuk:

  1. Jaga Pola Makan: Kurangi gula, garam, dan lemak. Makan secukupnya.
  2. Olahraga & Istirahat: Lakukan olahraga ringan dan pastikan tidur cukup.
  3. Waspada Cuaca Panas: Siapkan masker dan semprotan air untuk menghadapi suhu tinggi di Tanah Suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *