Menjelang musim haji, kesiapan fisik jemaah menjadi faktor krusial yang tidak boleh diabaikan. Selain vaksinasi, pengaturan pola makan sehat dan kecukupan cairan sejak jauh hari sebelum keberangkatan menjadi kunci utama agar tubuh tetap prima selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Ahli gizi dari Universitas Faletehan Serang, Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, menegaskan bahwa pembiasaan pola konsumsi yang tepat sebaiknya sudah dilakukan minimal satu bulan sebelum keberangkatan.
Pola Makan Seimbang: Kunci Stamina Jemaah Haji
Menjaga stamina selama ibadah haji membutuhkan asupan gizi yang tepat. Prinsip utama yang disarankan adalah gizi seimbang, dengan fokus pada:
1. Protein Rendah Lemak
Protein berperan penting dalam menjaga kekuatan otot, mengingat aktivitas haji cukup padat dan menguras energi.
Sumber protein yang dianjurkan:
- Telur rebus
- Ikan (dikukus atau dipanggang, bukan digoreng)
- Tahu dan tempe dengan sedikit minyak
“Protein rendah lemak penting untuk memperkuat otot karena aktivitas ibadah cukup tinggi,” jelas Rita.
2. Perbanyak Konsumsi Buah
Buah membantu menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh.
Rekomendasi:
- Konsumsi hingga 5 porsi buah per hari
- Bisa dikonsumsi saat makan utama atau sebagai camilan sehat
3. Batasi Makanan Berisiko
Untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil, jemaah disarankan mengurangi:
- Makanan tinggi gula
- Makanan berlemak dan bersantan
- Makanan olahan
Cukupi Cairan: Cegah Dehidrasi Saat Ibadah Haji
Selain makanan, kecukupan cairan sangat penting untuk menjaga stamina dan mencegah dehidrasi, terutama di cuaca panas Arab Saudi.
Kebutuhan Cairan Harian
- Minimal 2 liter per hari
- Dikonsumsi secara bertahap dari pagi hingga malam
“Minum sebaiknya sedikit-sedikit tapi rutin, bukan sekaligus dalam jumlah besar,” ujar Rita.
Sumber Cairan Tidak Hanya Air Putih
Cairan juga bisa didapat dari:
- Susu
- Kuah sayur
- Buah dengan kandungan air tinggi
- Air kelapa
Bagi yang sulit minum air putih, infused water bisa menjadi alternatif menyegarkan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan cairan.
Persiapan Sejak Dini, Ibadah Lebih Maksimal
Dengan menerapkan pola makan sehat dan menjaga hidrasi tubuh sejak sebelum keberangkatan, jemaah haji dapat menjalani ibadah dengan kondisi fisik yang lebih kuat dan optimal.
Persiapan ini bukan hanya meningkatkan stamina, tetapi juga membantu jemaah tetap fokus dan khusyuk selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

