MAKKAH – Pemerintah Arab Saudi resmi menerbitkan pedoman terbaru bagi jemaah umrah guna menyambut Ramadhan 1447 H (2026). Aturan ini dirancang sebagai rencana operasional terpadu untuk mengendalikan massa, meningkatkan kesiapsiagaan darurat, serta menjamin kelancaran ibadah di tengah lonjakan kunjungan ke Masjidil Haram.
Mengingat Ramadhan—terutama sepuluh malam terakhir—adalah periode puncak kunjungan, jemaah sangat diimbau untuk menjaga ketenangan dan mematuhi arahan petugas keamanan demi keselamatan bersama.
Sistem Digital & Pengaturan Arus Jemaah
Untuk menghindari kepadatan berlebih di area pusat Masjidil Haram, otoritas telah menyiapkan teknologi pemantauan kapasitas yang sangat praktis bagi jemaah:
- Indikator Pintu Masuk: Pintu masjid kini dilengkapi lampu digital. Warna Hijau berarti area masih tersedia, sedangkan Merah menunjukkan kapasitas sudah penuh.
- Transportasi Publik: Jemaah didorong menggunakan bus, taksi, atau Kereta Cepat Haramain. Kendaraan pribadi dilarang memasuki zona pusat pada jam sibuk; sebagai gantinya, tersedia layanan shuttle di area parkir pinggiran kota.
- Jalur Pejalan Kaki: Pastikan selalu mengikuti rambu penunjuk arah dan menggunakan jalur yang telah ditetapkan petugas.
Layanan Khusus Lansia & Disabilitas
Pemerintah Saudi memberikan perhatian ekstra bagi jemaah rentan agar tetap bisa beribadah dengan nyaman:
- Tersedia area salat khusus dan jalur prioritas bagi lansia serta penyandang disabilitas.
- Penyediaan kendaraan listrik untuk memudahkan mobilitas selama pelaksanaan Tawaf.
- Catatan bagi Keluarga: Disarankan untuk tidak membawa anak-anak ke area dengan kepadatan tinggi pada waktu puncak ibadah.
Penting: Keamanan, Kesehatan, & Larangan Resmi
Ibadah yang khusyuk dimulai dari kondisi fisik dan lingkungan yang aman. Berikut hal-hal yang wajib diperhatikan:
Kesehatan & Keselamatan
- Jaga kondisi fisik dengan cukup minum dan istirahat agar terhindar dari paparan panas berlebih.
- Kenali jalur evakuasi di tempat menginap dan pastikan tidak membebani stop kontak listrik untuk mencegah risiko kebakaran.
Keamanan Dokumen & Barang
- Selalu kantongi izin umrah resmi secara digital dan patuhi jadwal yang telah ditetapkan.
- Jaga barang pribadi dan segera laporkan aktivitas mencurigakan kepada petugas keamanan.
Aktivitas yang Dilarang
Pemerintah melarang keras aktivitas seperti merokok, mengemis, berjualan tanpa izin, menghalangi arus pergerakan jemaah, serta membawa senjata atau memasuki area pemeliharaan yang dibatasi.
Sumber Informasi Terkait
- Referensi Utama: Pedoman Operasional Umrah Ramadhan 1447 H via Gulf News.
- Otoritas Terkait: Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi serta Otoritas Keamanan Masjidil Haram.

