Keamanan adalah faktor utama yang menjadi pertimbangan setiap wisatawan saat memilih destinasi liburan. Baru-baru ini, lembaga riset terkemuka dunia, Global Gallup, merilis Global Safety Report 2025, yang membawa kabar gembira bagi para pelancong, khususnya yang gemar menikmati suasana kota di malam hari.
Singapura Menempati Posisi Pertama

Berdasarkan laporan tersebut, Singapura berhasil menduduki peringkat pertama sebagai negara paling aman di dunia bagi pejalan kaki di malam hari.
Data menunjukkan statistik yang luar biasa: 98% warga Singapura mengaku merasa aman saat berjalan sendirian di malam hari. Angka ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan Singapura dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi warganya maupun turis asing.
Mengapa Singapura bisa seaman itu? Negara ini memang sudah lama dikenal dengan:
- Tingkat kejahatan yang sangat rendah.
- Penegakan hukum yang kuat dan tegas.
- Sistem ketertiban umum yang berjalan sangat efektif.
Bagi wisatawan, ini berarti Anda bisa menikmati keindahan Marina Bay Sands, Gardens by the Bay, atau sekadar berburu kuliner malam tanpa rasa was-was akan tindak kriminal.
3 Negara Teratas yang Paling Aman
Selain Singapura, laporan Global Gallup 2025 juga menyoroti negara-negara lain yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Berikut adalah 3 besar negara teratas yang paling aman untuk jalan kaki di malam hari:
- Singapura 🇸🇬
- Tajikistan 🇹🇯
- Arab Saudi 🇸🇦
Masuknya Arab Saudi di urutan ketiga juga menjadi kabar baik, terutama bagi jemaah Umrah dan Haji. Hal ini menegaskan bahwa selain kekhusyukan ibadah, kenyamanan dan keamanan jemaah saat beraktivitas di Tanah Suci—bahkan di malam hari—semakin terjamin.
Kesimpulan
Rasa aman adalah kunci dari pengalaman traveling yang menyenangkan. Dengan adanya data ini, Anda tidak perlu ragu lagi untuk merencanakan perjalanan ke negara-negara tersebut. Baik itu untuk liburan urban di Singapura, petualangan di Tajikistan, maupun perjalanan spiritual ke Arab Saudi.
Apakah Anda sudah pernah berkunjung ke salah satu negara di atas? Atau sedang merencanakan perjalanan ke sana?

