Jemaah haji 2026 diimbau untuk memahami dan mematuhi aturan terbaru dari pemerintah Arab Saudi terkait pembawaan uang tunai dan barang berharga ke Tanah Suci. Aturan ini penting untuk menghindari sanksi berat saat tiba maupun saat keluar dari wilayah Saudi.
Melalui kebijakan resmi Zakat, Tax and Customs Authority, setiap orang yang membawa uang atau aset dengan nilai lebih dari SAR 60.000 (sekitar Rp250 juta) wajib melakukan deklarasi.
Tidak Hanya Uang Tunai, Ini yang Wajib Dilaporkan
Perlu diketahui, aturan ini tidak hanya berlaku untuk uang tunai dalam mata uang Riyal Saudi, tetapi juga mencakup berbagai bentuk aset lainnya, seperti:
- Mata uang asing
- Emas batangan
- Perhiasan bernilai tinggi
- Batu mulia
- Surat berharga (cek, obligasi, dan sejenisnya)
Semua aset tersebut harus dilaporkan jika nilainya melebihi batas yang telah ditentukan.
Tujuan Aturan: Cegah Pencucian Uang dan Penyelundupan
Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan transparansi keuangan sekaligus mencegah tindak kejahatan seperti pencucian uang dan penyelundupan.
Jemaah dapat mengisi formulir deklarasi dengan mudah, baik:
- Secara langsung di bandara
- Maupun melalui platform online resmi yang disediakan otoritas Saudi
Risiko Jika Tidak Deklarasi
Jemaah yang tidak melaporkan aset melebihi batas berisiko menghadapi sanksi serius, antara lain:
- Denda dalam jumlah besar
- Penyitaan uang atau barang berharga
- Proses hukum sesuai aturan yang berlaku di Arab Saudi
Karena itu, kepatuhan terhadap aturan ini menjadi hal yang sangat penting bagi seluruh jemaah.
Imbauan: Bawa Uang Secukupnya, Gunakan Metode Aman
Otoritas juga menyarankan jemaah untuk tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar jika tidak benar-benar diperlukan.
Sebagai alternatif yang lebih aman dan praktis, jemaah dapat menggunakan:
- Kartu debit/kredit internasional
- Dompet digital
- Layanan transfer bank
Jika masih ragu, jemaah dianjurkan berkonsultasi dengan ketua kloter atau agen perjalanan sebelum keberangkatan.
Pastikan Paham Aturan Sebelum Berangkat
Untuk menghindari kendala selama perjalanan ibadah, jemaah disarankan mempelajari aturan ini sejak awal.
Informasi lengkap dapat diakses melalui situs resmi otoritas Saudi atau dengan meminta panduan langsung kepada petugas haji setibanya di Tanah Suci.

