Menu

Haji Ilegal 2026 Turun Drastis! Pemerintah Sebut Calon Jemaah Nonprosedural Kini Tak Sampai 100 Orang

Jumlah calon jemaah haji asal Indonesia yang tertahan akibat mencoba berangkat secara nonprosedural pada musim Haji 2026 mengalami penurunan drastis dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah menyebut, hingga saat ini jumlah kasus bahkan belum mencapai 100 orang.

Penurunan ini dinilai menjadi sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengikuti prosedur resmi keberangkatan haji, di tengah pengawasan ketat yang dilakukan pemerintah bersama aparat gabungan.

Kasus Haji Nonprosedural Turun Tajam

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan jumlah calon jemaah yang mencoba berangkat melalui jalur ilegal jauh menurun dibanding musim Haji 2025 yang sempat menembus lebih dari 1.000 kasus.

“Tahun ini alhamdulillah sudah turun banyak. Total sampai hari ini mungkin belum sampai 100 jamaah calon haji,” ujarnya saat pemberangkatan jemaah asal Jombang.

Bahkan, berdasarkan laporan terbaru dari pihak kepolisian, jumlah kasus yang terdata sementara disebut hanya sekitar 60 orang.

Satgas Gabungan Dibentuk untuk Cegah Haji Ilegal

Untuk memperketat pengawasan, pemerintah membentuk satuan tugas gabungan bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia dan pihak Imigrasi Indonesia.

Langkah ini dilakukan guna mencegah masyarakat berangkat ke Arab Saudi tanpa visa dan izin resmi haji. Pemerintah menilai praktik keberangkatan ilegal justru sangat berisiko bagi calon jemaah.

Selain berpotensi terkena sanksi hukum dari otoritas Arab Saudi, jemaah nonprosedural juga rentan mengalami kesulitan akomodasi, transportasi, hingga hambatan saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pemerintah Ingatkan: Tidak Ada Haji Tanpa Antre

Pemerintah juga terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran “haji tanpa antre” yang sering digunakan oknum tertentu untuk menipu calon jemaah.

Menteri Irfan menegaskan bahwa tidak ada jalur resmi haji instan tanpa proses antrean.

“Tolong jangan sampai tertipu oleh iming-iming haji tanpa antre. Prinsipnya tidak ada haji tanpa antre itu,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar selalu memastikan keberangkatan haji dilakukan melalui jalur resmi dan travel berizin.

Lebih dari 250 Kloter Sudah Diberangkatkan

Di sisi lain, proses operasional pemberangkatan jemaah Haji Indonesia 2026 disebut berjalan relatif lancar. Pemerintah mencatat lebih dari 250 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Arab Saudi.

Sebagian jemaah yang sebelumnya berada di Madinah juga mulai bergeser menuju Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji.

Pemerintah menyebut proses keberangkatan, pelayanan, dan perpindahan jemaah secara umum berjalan baik meski sempat terdapat beberapa kendala kecil yang langsung ditangani petugas di lapangan.

Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dengan masih adanya oknum yang menawarkan keberangkatan nonresmi, masyarakat diimbau untuk:

  • Memastikan visa yang digunakan adalah visa haji resmi
  • Tidak tergiur promo haji instan tanpa antre
  • Mengecek legalitas travel haji dan umrah
  • Mengikuti seluruh prosedur resmi pemerintah

Musim Haji 2026 sendiri menjadi salah satu musim dengan pengawasan paling ketat dari pemerintah Arab Saudi, terutama terkait penggunaan visa nonhaji untuk masuk ke Makkah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *