Menu

Angin Dingin Selimuti Dua Kota Suci: Makkah & Madinah “Menggigil”, Jemaah Diimbau Waspada

Biasanya dikenal dengan teriknya matahari gurun, Arab Saudi kini menyajikan suasana berbeda. Gelombang dingin tengah menyapu Jazirah Arab, mengubah suhu di Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawwarah menjadi jauh lebih sejuk—bahkan cenderung menusuk tulang—daripada biasanya.

Fenomena Angin Aktif: Lebih Dingin dari Angka di Termometer Menurut laporan National Centre for Meteorology (NCM), penurunan suhu ini cukup signifikan. Meskipun wilayah utara seperti Arar dan Turaif mencatat suhu beku hingga 0°C, dampak di dua kota suci tetap terasa ekstrem bagi jemaah yang tidak terbiasa.

  • Makkah: Suhu malam hari diprediksi menyentuh 7–10°C.
  • Madinah: Diperkirakan berada di kisaran 8–11°C.

Namun, angka tersebut belum menceritakan segalanya. Para ahli meteorologi memperingatkan adanya “Angin Aktif”. Angin kencang ini menciptakan efek wind chill, di mana udara terasa jauh lebih dingin di kulit dibandingkan suhu yang tertera di aplikasi cuaca. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah yang sedang khusyuk beribadah di area terbuka seperti pelataran Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

Tips Nyaman Beribadah di Tengah Cuaca Dingin Agar ibadah tetap lancar dan fisik tetap prima, otoritas setempat dan ahli kesehatan menyarankan beberapa langkah antisipasi bagi para jemaah:

  1. “Layering” adalah Kunci: Jangan ragu mengenakan pakaian rangkap atau jaket tebal, terutama saat hendak shalat Subuh atau Isya di masjid.
  2. Waspada Angin Kencang: Kurangi aktivitas non-ibadah di ruang terbuka saat angin bertiup kencang untuk menghindari masuk angin atau hipotermia ringan.
  3. Pantau Update Cuaca: Selalu cek aplikasi cuaca atau kanal resmi pemerintah sebelum keluar hotel.

Gelombang dingin ini diprediksi masih akan bertahan beberapa hari ke depan. Persiapan yang matang adalah kunci agar momen spiritual di Tanah Suci tetap terasa hangat dan nyaman di hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *