Pemerintah terus memperketat tata kelola ibadah haji 1447 H/2026 M seiring meningkatnya jumlah jemaah yang tiba di Tanah Suci. Hingga awal Mei, puluhan ribu jemaah Indonesia telah diberangkatkan, sementara sistem layanan kesehatan dan mobilitas antar kota terus dipantau ketat demi memastikan ibadah berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Di tengah operasional haji yang semakin padat, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan satu hal penting yang tidak boleh diabaikan jemaah: pembayaran dam wajib melalui sistem resmi Adhahi.
⚠️ Wajib Lewat Adhahi, Jemaah Dilarang Bayar Dam Sendiri
Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi, mengingatkan bahwa seluruh jemaah yang harus membayar dam tidak diperbolehkan membeli hewan kurban sendiri di pasar.
“Jemaah wajib menggunakan Adhahi. Jangan melakukan pembayaran di luar mekanisme resmi,” tegasnya.
Sistem Adhahi merupakan layanan resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang dirancang untuk memastikan pelaksanaan dam:
- ✔️ Sesuai syariat
- ✔️ Tepat sasaran
- ✔️ Tertib secara administratif
- ✔️ Lebih aman dan transparan
Dam sendiri adalah kewajiban yang harus ditunaikan jemaah sebagai denda karena:
- Melanggar larangan ihram
- Meninggalkan kewajiban tertentu dalam haji
- Umumnya berlaku pada jemaah haji tamattu’
👉 Dengan sistem Adhahi, jemaah tidak perlu repot dan terhindar dari risiko penipuan atau kesalahan prosedur.
📊 Pergerakan Jemaah Haji 2026 Berjalan Lancar
Kabar baiknya, hingga hari ke-12 operasional haji, seluruh proses berjalan tertib dan terkendali.
Berdasarkan data terbaru:
- ✈️ 175 kloter telah diberangkatkan
- 👥 68.082 jemaah + 697 petugas menuju Tanah Suci
- 🕌 165 kloter (64.129 jemaah) sudah tiba di Madinah
- 🕋 19 kloter (7.387 jemaah) telah berada di Makkah
Pemerintah memastikan seluruh pergerakan jemaah—mulai dari kedatangan hingga mobilisasi Madinah ke Makkah—berjalan lancar.
“Seluruh proses terus kami kawal agar aman, tertib, dan nyaman bagi jemaah,” ujar Hasan.
🏥 Layanan Kesehatan Disiagakan 24 Jam
Selain transportasi, sektor kesehatan juga menjadi prioritas utama. Petugas disiagakan di berbagai titik untuk memastikan kondisi jemaah tetap prima.
Data sementara menunjukkan:
- 🩺 5.576 jemaah menjalani rawat jalan
- 🏥 105 jemaah dirujuk ke KKHI
- 🏨 125 jemaah dirawat di RS Arab Saudi
- ⚠️ 39 jemaah masih dalam perawatan
- 🤲 7 jemaah wafat hingga saat ini
💡 Imbauan Penting untuk Jemaah Haji 2026
Agar ibadah tetap lancar dan khusyuk, jemaah diimbau untuk:
- 💧 Perbanyak minum air putih (hindari dehidrasi)
- 🧳 Tidak membawa barang berlebihan
- 🕰️ Mengatur waktu aktivitas ke masjid
- 🚶 Tidak memaksakan diri saat kondisi fisik lelah
- 🏥 Segera lapor petugas jika mengalami gangguan kesehatan
📌 Kesimpulan: Ikuti Aturan, Ibadah Lebih Tenang
Penerapan sistem seperti Adhahi menjadi bagian dari transformasi layanan haji modern yang lebih tertib dan aman. Dengan mengikuti aturan resmi, jemaah bisa fokus menjalankan ibadah tanpa khawatir akan kesalahan prosedur.
✨ Ingat:
Ibadah haji bukan hanya soal niat, tapi juga soal kepatuhan terhadap aturan yang sudah ditetapkan demi kebaikan bersama.

