Mencium Hajar Aswad adalah impian setiap jamaah, baik laki-laki maupun perempuan. Batu suci ini memiliki keutamaan luar biasa, sehingga banyak orang berlomba-lomba untuk menyentuh dan menciumnya. Namun, bagi perempuan, usaha ini sering kali menjadi tantangan besar karena harus berhadapan dengan kerumunan yang sangat padat, terutama yang didominasi oleh laki-laki.
Berikut adalah beberapa tips yang bisa perempuan coba agar memiliki kesempatan untuk mencium Hajar Aswad dengan lebih aman dan nyaman.
1. Pilih Waktu yang Tepat
Waktu adalah faktor kunci. Hindari mencoba mencium Hajar Aswad saat jam-jam puncak, seperti:
- Setelah salat fardu: Terutama setelah salat Subuh, Magrib, dan Isya. Masjidil Haram sangat padat setelah salat karena banyak jamaah yang langsung melanjutkan dengan tawaf.
- Saat musim haji atau liburan sekolah: Kerumunan akan jauh lebih besar. Jika memungkinkan, lakukan umrah di luar waktu-waktu tersebut.
Waktu terbaik untuk mencoba adalah:
- Tengah malam atau dini hari: Sekitar pukul 02.00-04.00 dini hari, jumlah jamaah biasanya berkurang signifikan.
- Saat salat fardu sedang berlangsung: Jika Anda tidak dalam kondisi ingin salat (misalnya sedang haid), Anda bisa mencoba mendekat ke Hajar Aswad. Namun, ini tidak disarankan karena dianggap kurang etis.
2. Dekati dengan Cara yang Berbeda
Alih-alih langsung maju dari depan yang penuh sesak, cobalah dekati Hajar Aswad dari samping atau belakang. Biasanya, kerumunan paling padat ada di area depan. Beberapa perempuan berhasil mendekat dengan cara ini karena tekanan dari kerumunan tidak terlalu kuat.
3. Minta Bantuan Suami atau Mahram
Jika Anda pergi bersama suami atau mahram (ayah, saudara laki-laki, dll.), mintalah bantuan mereka untuk memberikan perlindungan. Mereka bisa membantu membuka jalan atau melindungi Anda dari desakan orang lain. Namun, pastikan mereka juga mengerti kondisi dan tidak memaksakan diri jika situasinya terlalu berbahaya.
4. Bersabar dan Berdoa
Sabar adalah kunci. Mencium Hajar Aswad adalah rezeki dari Allah. Jika Anda melihat kerumunan terlalu padat dan berisiko, lebih baik mundur dan mencoba lagi di lain waktu. Jangan memaksakan diri hingga membahayakan keselamatan. Teruslah berdoa memohon kepada Allah agar diberikan kemudahan dan kesempatan.
5. Pahami Keutamaan Mencium Hajar Aswad
Mencium Hajar Aswad adalah sunnah, bukan rukun atau wajib haji/umrah. Artinya, ibadah Anda tetap sah meskipun Anda tidak berhasil menciumnya. Mengusapnya dengan tangan atau melambaikan tangan dari jauh sambil mengucapkan “Bismillahi Allahu Akbar” juga memiliki keutamaan yang besar, sama seperti menciumnya.
Dengan memahami hal ini, Anda bisa lebih tenang dan tidak terlalu memaksakan diri. Fokuslah pada kekhusyukan ibadah secara keseluruhan dan ingatlah bahwa niat tulus Anda sudah lebih dari cukup.

